perbedaan star+ dan star di shopee

5 Perbedaan Star+ dan Star Di Shopee Serta Keunggulannya

Bagi para penjual baru kerap menanyakan terkait perbedaan Star+ dan Star di Shopee. Untuk mencapai level tersebut, penjual harus mampu menjual sejumlah produk sesuai ketentuan yang didapatkan. 

Meski memiliki persamaan, ternyata keduanya juga memiliki beberapa perbedaan mulai dari bonus saldo iklan dan yang lainnya. Perbedaan ini harus dipahami agar sebagai penjual bisa memanfaatkan fitur itu dengan baik. 

Setiap kali kamu yang mencapai level tersebut maka akan muncul label Star dan Star+ di setiap produknya. Dengan label ini memungkinkan pembeli akan lebih percaya untuk order di toko tersebut. 

Apa itu Star Seller?

Star Seller merupakan predikat yang diberikan Shopee bagi penjual yang telah memenuhi semua kriteria. Predikat ini dilihat dari pelayanan kepada konsumen dan performa tokonya. 

Jika itu sudah terpenuhi maka kamu akan mendapatkan label eksklusif dari Shopee. Menariknya, label itu akan ditampilkan di toko yang telah memenuhi syarat dan dilihat oleh setiap pembeli. 

Apa itu Seller Star+?

Star+ merupakan lanjutan dari program sebelumnya dan diberikan kepada penjual yang memenuhi persyaratan. Program ini hanya diberikan kepada toko yang mampu mempertahankan performa dan kualitas tokonya. 

Selain itu, toko dengan kriteria ini harus bisa meningkatkan performa baik dari sisi penjualan atau tokonya sendiri. 

Perbedaan Star+ dan Star di Shopee (Terlengkap)

Meski memiliki berbagai kesamaan, fitur star di Shopee ini ternyata memiliki berbagai perbedaan, diantaranya:

Bonus Saldo Iklan 

Bagi kamu yang mau mempromosikan produknya maka perlu mengisi saldo untuk beriklan. Bagi pengguna Star+, bonus saldo iklan yang diberikan sebesar 5% dari total uang di depositkan. Sedangkan pengguna Star Shopee hanya 3% dari total dananya. 

Pengelolaan Pembeli

Fitur pengelolaan pembeli atau pesan broadcast juga menjadi pembeda antara Star+ dan Star di Shopee. Untuk Star+ mendapatkan fasilitas 1x per minggu dan jumlahnya 2 kali lipat dari jumlah pengikut toko. Sedangkan, pengguna Star hanya 1 kali per minggu ke total pengikut di toko. 

Pendapatan Bersih

Perbedaan lain juga dari jumlah pendapatan bersih dari setiap produk yang dijual. Untuk bisa menjadi Star di Shopee, penghasilan kamu hanya mencapai minimal Rp. 19 juta. Jumlah tersebut tidak termasuk biaya lain dan harus didapatkan dalam kurun waktu 30 hari. 

Sedangkan bagi pengguna Star+, penjual harus mampu mendapatkan pendapatan minimal Rp. 20 juta. Jumlah ini haru didapatkan dalam waktu 30 hari dan tidak termasuk biaya lain-lain. 

Poin Penalti

Perbedaan lain juga ada poin penalti yang didapatkan penjual saat menjadi seller di Shopee. Untuk kategori Star Seller, poin penalti tokonya minimal 2 dan dalam ketentuannya tidak boleh lebih dari 3. Sedangkan untuk poin penalti Star+ maksimal 3 atau kurang. 

Persentase Chat Dibalas

Shopee menerima persentase chat untuk menilai apakah toko itu masuk Star atau Star+. Untuk toko yang masuk kategori Star maka persentase chatnya tidak lebih dari 75%. Sedangkan untuk Star+, persentase chat kepada calon pembeli harus lebih dari sama dengan 85%. 

Jadi perbedaan Star+ dan Star di Shopee bisa dilihat dari poin penalti, pendapatan dan persentase chat yang didapatkan. Jika ketentuan ini bisa terpenuhi maka kamu bisa mendapatkan label itu dari setiap produk yang dijual. 

Dengan label tersebut maka akan sangat menguntungkan karena membuat pembeli tidak ragu lagi untuk membeli. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan bonus dari saldo iklan yang di depositkan ke akun Shopeenya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *